Majalengka, Zonakabar.com – Kebakaran melanda lahan milik warga di Desa Heuleut, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026) malam.

Kobaran api yang muncul sekitar pukul 20.00 WIB tersebut membuat aparat dan warga bergerak cepat. Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, petugas pemadam kebakaran, BPBD, Satpol PP, serta masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas.

Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WIB ketika Asep melihat kepulan asap disertai titik api di lahan warga.
Melihat kondisi tersebut, Asep kemudian melaporkan kejadian kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan aparat Desa Heuleut.
Menerima laporan warga, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi kebakaran. Sekitar pukul 20.15 WIB, petugas di lapangan berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kabupaten Majalengka untuk meminta bantuan penanganan.
Sekitar pukul 20.30 WIB, armada Damkar Kabupaten Majalengka tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman terhadap titik-titik api.
Proses pemadaman melibatkan anggota Koramil 1717/Kadipaten, anggota Polsek Kadipaten, aparat Desa Heuleut, masyarakat setempat, Satpol PP Kecamatan Kadipaten, satu regu BPBD, serta Tim Damkar Kabupaten Majalengka dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran.
Hingga sekitar pukul 21.00 WIB, tim gabungan dan relawan masih berjibaku melakukan pemadaman dan memastikan api tidak merembet ke area lainnya.
Kerja bersama aparat dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Setelah lebih dari dua jam penanganan, seluruh titik api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB.
Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Area yang terdampak kebakaran diperkirakan berupa lahan warga seluas kurang lebih setengah hektare.
Sementara itu, penyebab munculnya api hingga saat ini belum diketahui dan masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.
Kehadiran Babinsa Koramil 1717/Kadipaten dalam penanganan tersebut menjadi bagian dari respons cepat aparat kewilayahan ketika terjadi kondisi darurat di tengah masyarakat.
Sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Damkar, aparat desa dan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mencegah api meluas.
Meski api telah berhasil dipadamkan, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama dengan menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.
Hingga Jumat malam pukul 22.30 WIB, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan telah terkendali dan titik api berhasil dipadamkan.
Editor: Pendim_0617






