Fungsi dan Peran Pengawasan Oleh Dinas Terkait Dalam Proyek Revitalisasi SDN. Balida II Minta Diperketat

Majalengka // zonakabar.com – Terkait program Revitalisasi SDN. Balida II Desa Balida, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka Jawa Barat yang saat ini tengah dilaksanakan, masyarakat berharap dalam pelaksanaan pembangunan proyek revitalisasi tersebut, fungsi serta peran pengawasan dari Dinas terkait dan jajaran agar dapat dilakukan secara maksimal.

Seperti diketahui, berdasarkan papan informasi yang ada di lokasi disebutkan jika proyek revitalisasi SDN. Balida II menelan anggaran sebesar Rp. 869.229.000,00 ( Delapan ratus enam puluh sembilan juta, dua ratus dua puluh sembilan ribu rupiah ). Anggaran tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Dengan pelaksana program yakni P2SP Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan, P2SP sendiri yakni tim swakelola yang dibentuk di sekolah penerima program revitalisasi pemerintah untuk melaksanakan dan mengelola teknis pembangunan atau perbaikan fasilitas sekolah.

BACA JUGA |  Peringati Hari Pahlawan ke-79, Polda Kalteng Gelar Upacara Bendera

Hal itu seperti yang disampaikan salah satu warga pada zonakabar.com Sabtu (12/9/2016). Selain kualitas pekerjaan maupun kesesuaian komponen seperti ruang kelas, sanitasi air bersih, tasilitasilas disabilitas hingga instalasi listrik agar berfungsi optimal.

Selain itu juga, pengawasan atas material bekas bangunan SD. Balida II yang telah dibongkar mesti dilakukan agar penyalahgunaan maupun penyelewengan material bekas bangunan milik negara oleh oknum tertentu bisa dicegah seminimal mungkin.

BACA JUGA |  Polsek Jatiwangi Gelar Patroli KRYD Untuk Jaga Situasi Kamtibmas Saat Malam Minggu

‘’ Kami meminta pemerintah dalam hal ini Dinas terkait melakukan fungsi serta peran pengawasan yang optimal dengan turun langsung ke lapangan dalam program proyek revitalisasi di SD Balida II ini. Agar para orangtua murid kelak tak lagi merasa was – was terjadi hal yang tak diinginkan saat anak – anaknya tengah melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah “, pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *