Pemdes Mandapa Dukung Penuh Program MBG, Warga: Terima Kasih Pak Bupati Majalengka.

Majalengka // zonakabar.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yaitu merupakan program prioritas nasional pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memberikan makanan sehat dan bergizi secara cuma-cuma untuk meningkatkan kualitas kesehatan, menekan angka stunting, serta mendukung konsentrasi belajar anak.

Sejumlah warga Desa Mandapa, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Kini terdaftar sebagai penerima manfaat program MBG dan telah menerima penyaluran MBG semenjak program ini digulirkan pemerintah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA |  Polemik T.O dan PKWT. Pengusaha, Pemerintah Serta DPRD Diharapkan Lebih Peduli Kondisi Buruh Pabrik Majalengka !!!

Ibu Yati (50) salah satu warga Mandapa, mengaku senang dengan adanya program MBG ini, menurutnya program ini sangat membantu dalam pemenuhan gizi anaknya selama ini, sehingga tumbuh kembang anaknya yang masih balita ini dapat berjalan normal serta tercegah dari stunting.

” Alhamdulillah terimakasih kasih Pak Presiden, Bapak Bupati Majalengka. dengan adanya program MBG ini semoga anak – anak kami menjadi generasi emas bagi bangsa dan negara kelak “, ujarnya penuh harap.

Sementara itu, Cucu Hasan Nugraha, ST. Kepala Desa Desa Mandapa melalui Sekretaris Desa, Luqman Nulhakim. menyatakan dukungannya secara penuh atas adanya program MBG sebagai salah satu program unggulan pemerintah pusat ini, terangnya pada zonakabar.com disela – sela kegiatan distribusi penyaluran MBG di kantor Desa Mandapa pada Jumat (14/8/2026).

BACA JUGA |  Wakapolres Majalengka Pimpin KRYD Gabungan, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

” Atas nama Pemerintah Desa Mandapa, kami menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kami memandang program strategis ini bukan sekadar upaya pemenuhan gizi harian anak-anak, melainkan sebuah langkah nyata dan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi emas yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.
Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi terintegrasi dari tingkat pusat hingga ke pelosok desa. Melalui integrasi Program MBG dengan agenda kerja Desa Mandapa “, tegas Lukman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *