Majalengka // zonakabar.com – Program Bantuan Sosial (Bansos) di Desa Sinarjati, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka Jawa Barat menuai sorotan dari masyarakat setempat.
Tampak kondisi dalam gubug Pak Doong sekaligus menyatu dengan kambang kambing
Warga menganggap program tersebut dinilai kurang tepat sasaran, pasalnya terdapat salah satu warga yang kondisi kehidupannya sangat memperihatinkan, namun hingga saat ini belum mendapat perhatian dari Pemerintah Desa setempat.
Doong (82) salah satu warga RT 001 RW 006, Blok Sinarjati, Desa Sinarjati, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka ini salah satunya. Lelaki paruh baya kelahiran tahun 1944 itu kini hidup sendiri di gubugnya setelah istrinya meninggal dunia.
Seperti diketahui saat awak media zonakabar.com menyambanginya pada Sabtu (26/9/2026). Tampak rumah tempat tinggal Bapak Doong tersebut hanya berupa saung dari bambu, yang menyatu dengan kandang kambing, tanpa alas dan di bagian atap gentengnya banyak lubang menganga. Kondisi tempat tinggal tersebut terlihat sangat jauh dari kata layak, bahkan menurut pengakuan Bapak Doong jika musim hujan, air masuk ke dalam akibat banyaknya atap dan genteng yang bocor.
Warga berharap, Pemerintah Kabupaten Majalengka beserta pihak terkait lainnya tak tutup mata dengan nasib Bapak Doong.
” Kami berharap uluran tangan dari pemerintah Kabupaten, terutama Pak Bupati serta jajaran. Selain itu, semoga program Bansos di Desa Sinarjati ini lebih tepat sasaran, menyasar orang – orang yang benar – benar layak seperti halnya pak Doong ini, tukas warga.






