Majalengka // zonakabar.com – Pasca viralnya berita soal nasib Pak Doong (82) warga Desa Sinarjati, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka Jawa Barat yang belum tercover program Bansos dari Pemerintah, akhirnya pihak pemerintah melalui Camat Dawua serta jajaran berikut Aparatur Pemerintah Desa Sinarjati turun langsung meninjau kondisi Pak Doong di tempat tinggalnya yang sementara itu, Senin (28/9/2026).
Berdasarkan laporan tertulis yang disampaikan pada Bupati Majalengka, terungkap sejumlah fakta temuan di lapangan diantaranya yakni , Pak Doong menempati kandang kambing sejak tahun 2024 lalu yang berada di sebelah aliran sungai cisambeng dengan alasan tertentu, namun seperti diketahui bahwasannya Pak Doong sendiri masih memiliki keluarga yakni anak yang bernama ibu Wiwi. yang bertempat tinggal di Blok Leuwipanas, Desa Sinarjati.
Pihak Kecamatan Dawuan dalam laporan tertulisnya menuturkan, upaya yang dilakukan sendiri yakni, meminta Pak Doong untuk tidak lagi tinggal di kandang kambing yang bukan miliknya serta memintanya untuk tinggal dirumah anaknya yang berada di blok Sinarjati.
Langkah selanjutnya yaitu mengusulkan Pak Doong untuk mendapatkan Bantuan Sosial melalui website PERLINSOS, selain itu pihaknya juga mengusulkan bantuan pada BAZNAS dan yang lainnya sesuai dengan ketentuan.
Kunjungan tersebut mendapat apresiasi positif dari masyarakat, namun warga sendiri menyayangkan langkah yang diambil Pemdes Sinarjati terkesan lambat dan baru bertindak setelah viral di medsos, seperti dituturkan salah satu warga pada zonakabar.com Senin (28/9/2026) kemarin.
” Apresiasi kami sampaikan pada Pak Camat Dawuan beserta jajaran yang telah peduli pada pak Doong, namun kami sendiri berpendapat jika program Bansos masih terkesan kurang tepat sasaran. Padahal dari awal kan yang diangkat bukan yang lain, akan tetapi mempertanyakan kenapa warga seperti Pak Doong yang menurut pandangan kami layak mendapatkan bansos dari pemerintah, tapi faktanya hingga kini beliau tak mendapatkan bansos “, tukas salah satu warga.






