Majalengka // zonakabar.com – Kekhawatiran akan kembali rusaknya jalan Balida, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Pasca diperbaiki pada Juli 2026 lalu kini menyeruak di tengah masyarakat.
Bukan tanpa alasan, di ruas jalan Balida yang merupakan jalan Kabupaten ini arus lalu lintas khususnya kendaraan roda dua pada jam – jam tertentu terbilang cukup ramai. Selain itu hampir setiap harinya jalan tersebut dilintasi banyak kendaraan truk pengangkut pasir yang berasal dari lokasi galian C Pasirmalati.
Kondisi tersebut mendapat sorotan dari sejumlah masyarakat di Kecamatan Dawuan Majalengka, mereka khawatir jika jalan yang baru saja diperbaiki Pemerintah Kabupaten Majalengka kembali rusak akibat lalu lintas kendaraan – kendaraan truk pengangkut pasir itu.
‘’ Kami khawatir jika ruas jalan Balida ini terus – menerus dilewati truk bermuatan pasir dengan beban berat, kondisinya bisa cepat rusak lagi, meskipun banyak faktor lainnya juga yang bisa merusak jalan ‘’, ujarnya.
Dari pantauan zonakabar pada Kamis (20/8/2026). Truk – truk pengangkut pasir dari lokasi galian C Pasirmalati hilir mudik melintasi jalan Balida dari mulai pagi hingga sore hari, dilokasi galian C Pasirmalati tampak sejumlah kendaraan dumptruck tengah menunggu antrean muatan pasir.
Hingga saat ini keberadaan lokasi tambang galian C Pasirmalati masih menjadi sorotan ditengah hilangnya sejumlah lahan yang masuk wilayah Desa Balida, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka akibat adanya aktivitas tambang galian C yakni dengan cara menyedot pasir menggunakan ponton di wilayah Blok Cisaar Kaler Desa Balida sehingga muncul dugaan keberadaan sebagian wilayah blok Cisaar Kaler telah hilang dari peta dan berubah menjadi sungai.






