Majalengka // zonakabar.com – Iwan Regas, salah satu tokoh masyarakat Desa Balida sekaligus Wakil Ketua Karang Taruna soroti aktivitas penambangan pasir yang selama ini beroperasi di wilayah Cisaar, Desa Balida, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka Jawa Barat.
Menurutnya, kegiatan penambangan pasir di wilayah Cisaar yang secara geografis masuk wilayah Desa Balida jangan hanya dilihat dari kepentingan satu pihak saja, akan tetapi pihak lainnya pun dalam hal ini para petani serta Pemerintah Desa Balida tak bisa diabaikan begitu saja.
Iwan Regas beralasan, bahwa masyarakat dalam hal ini para pemilik lahan di Cisaar selama ini secara tak langsung telah terkena imbas dari adanya aktivitas penambangan pasir di wilayah itu, hal itu sendiri dibuktikan dengan kian menipisnya batas antara lahan pertanian mereka dengan bibit sungai. Hal itu ditenggarai salah satunya akibat abrasi imbas dari aktivitas penyedotan pasir dengan menggunakan mesin ponton ditambah banyak mesin ponton yang beroperasi, disinyalir menambah kian parah kerusakan lingkungan di wilayah Cisaar.
Iwan pun menambahkan adanya dugaan sebagian wilayah Cisaar yang kini telah hilang, dampak akibat penambangan pasir yang telah beroperasi bertahun – tahun lamanya. Lebih jauh ia pun meminta Pemerintah, agar terjun langsung ke lokasi Cisaar serta melakukan kajian mendalam dampak lingkungan yang mungkin saja terjadi imbas dari adanya aktivitas penambangan di wilayah Cisaar tersebut.
Lebih dari itu, Iwan pun turut mengapresiasi langkah yang diambil Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. atas himbauannya terkait tambang galian C di wilayah hukum Polres Majalengka, meskipun dampaknya belum terlalu signifikan, ujarnya pada zonakabar.com baru – baru ini.
‘’ Terima kasih Bapak Kapolres Majalengka, yang telah turut peduli pada alam Majalengka dengan mengeluarkan himbauan terkait galian C di wilayah Majalengka ini. Selain itu selaku warga Desa Balida kami berharap pemerintah melakukan kajian langsung dampak yang mungkin saja terjadi di wilayah Cisaar Balida ‘’ pintanya.






