Tradisi Mapag Cai di Desa Teja Meriah, Danramil Rajagaluh Dukung Pelestarian Kearifan Lokal

Majalengka, Zonakabar.com – Komitmen dalam melestarikan adat dan budaya lokal terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya melalui kehadiran Danramil 1709/Rajagaluh Kodim 0617/Majalengka, Kapten Inf Aceng Junandi, pada kegiatan tradisi Mapag Cai yang digelar Pemerintah Desa Teja di kawasan Citu Ciranca, Desa Teja, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Sabtu (25/7/2026).

Tradisi Mapag Cai merupakan warisan budaya masyarakat yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas ketersediaan sumber air yang menjadi penopang kehidupan, khususnya bagi sektor pertanian. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

BACA JUGA |  Polres Majalengka Gelar Olahraga Bersama Peringati K3 Sedunia, Agar Sinergitas Tetap Terjalin

Acara diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan dari Ketua Panitia, Bupati Majalengka, dan Kepala Desa Teja, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah serta ditutup dengan doa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Majalengka, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, anggota DPRD Kabupaten Majalengka, Camat Rajagaluh, Danramil 1709/Rajagaluh Kapten Inf Aceng Junandi, Kapolsek Rajagaluh, Kepala Puskesmas Rajagaluh, Koordinator BPP Kecamatan Rajagaluh, para kepala desa se-Kecamatan Rajagaluh, jajaran APDES Desa Teja, pengurus lembaga desa, BUMDes, Karang Taruna, para ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta ratusan warga.

Danramil 1709/Rajagaluh Kapten Inf Aceng Junandi menyampaikan bahwa pelestarian budaya daerah merupakan bagian penting dalam menjaga identitas bangsa. Menurutnya, tradisi seperti Mapag Cai tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat.

BACA JUGA |  SPKT Polsek Cingambul Terima Laporan Kehilangan Dokumen Penting Milik Warga

“Kehadiran TNI dalam kegiatan budaya merupakan bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat menjaga dan melestarikan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Budaya lokal adalah kekayaan bangsa yang harus terus dijaga bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan tradisi Mapag Cai tetap lestari dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai serta menjaga warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Majalengka. (Pendim_0617)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *