JAKARTA UTARA, ZONAKABAR – Sebuah insiden mengerikan mengguncang komplek SMA Negeri 72 Jakarta di Kelapa Gading. Ledakan yang terjadi sebanyak dua hingga tiga kali di area Masjid saat Salat Jumat berlangsung, menyebabkan puluhan korban luka-luka.
Hingga saat ini, total 55 siswa dan jemaah dilaporkan mengalami luka-luka dan dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Rumah Sakit Yarsi, dan Puskesmas setempat. Empat orang di antaranya bahkan harus menjalani operasi akibat luka bakar dan serpihan ledakan.
Titik Terang Identitas: Pelaku Diduga Berasal dari Lingkungan Sekolah
Ketegangan di lokasi kejadian sedikit mereda setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pernyataan resmi dari Istana. Kapolri mengonfirmasi bahwa terduga pelaku (berinisial F) telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Yang mengejutkan, terduga pelaku ini diduga kuat merupakan bagian dari lingkungan SMAN 72 Jakarta sendiri.
Namun, motif di balik aksi ini masih menjadi misteri dan terus didalami. Tim Densus 88, Gegana, Inafis, dan bahkan TNI dari tim Koasca dikerahkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang sangat detail di lokasi ledakan.
Fakta-fakta Mencengangkan: Bom Rakitan dan Senjata Mainan
Dari penyisiran tim kepolisian, ditemukan beberapa temuan kontroversial di lokasi:
- Bom Rakitan: Jurnalis Metro TV, Andre Septian, melaporkan dugaan kuat bahwa sumber ledakan berasal dari bom rakitan yang ditemukan di sekitar TKP.
- Senjata Mainan: Bersamaan dengan penemuan bom rakitan, terduga pelaku juga kedapatan membawa senjata api mainan, yang sempat menimbulkan kebingungan awal di kalangan petugas.
Saat ini, terduga pelaku F sendiri dilaporkan mengalami luka yang cukup berat dan juga sedang menjalani operasi di salah satu rumah sakit, menjadikannya salah satu titik fokus penyelidikan polisi untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai motif di balik tragedi ini.
Pemerintah Jamin Biaya Pengobatan Korban
Menanggapi bencana ini, sejumlah pejabat tinggi, termasuk Kapolda Metro Jaya dan Gubernur DKI Jakarta, telah mendatangi rumah sakit untuk menjenguk korban. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan komitmen penuh pemerintah untuk menanggung seluruh biaya pengobatan para korban hingga pulih total, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta aparat fokus pada kondisi korban.
Publik kini menanti rilis resmi dari pihak kepolisian mengenai motif terduga pelaku yang berpotensi mengungkap cerita tragis di balik ledakan kompleks sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman ini.





