Majalengka // zonakabar.com – Diduga dipicu alasan ketidak puasan soal bansos, Pak Tardi salah satu warga Blok Sabtu, Desa Balida, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka Jawa Barat datangi kantor Desa guna menyampaikan uneg – uneg terkait bansos pada aparat Pemerintahan Desa, Selasa (27/10/2026).
Bukan tanpa alasan, menurutnya berdasarkan fakta di lapangan, indikasi kekurang tepat sasaran program Bansos yang digulirkan pemerintah kerapkali ditemukan. Salah satu contoh masih adanya penerima manfaat bansos yang secara ekonomi dianggap mampu namun masih saja terdaftar sebagai penerima bansos.
Disisi lain, ada juga warga masyarakat yang justru jika dilihat dari sudut pandang taraf ekonominya masih dibawah. Contoh rumah masih ngontrak, sawah tidak punya ditambah pekerjaan serabutan tapi justru tak mendapatkan bansos, makanya kesan nya selama ini program Bansos disini kok sepertinya masih kurang maksimal diindikasi kurang tepat sasaran, seperti yang diungkapkan Pak Tardi pada zonakabar.com Rabu (28/10/2026).
Lebih jauh ia pun berharap, pemerintah serta pihak terkait lainnya melakukan langkah verifikasi serta validasi (Verval) menyeluruh pada para penerima manfaat bansos di Desa nya.
” Harapan kami adanya kejelasan serta perbaikan terkait penerima bansos yang memang layak serta benar – benar masuk kriteria, tapi masih terkendala sehingga belum tercover program Bansos. Nah itu mungkin salah satu point harapan kami pada pemerintah “, tukasnya.






