TNI Bersama Warga Padamkan Kebakaran Lahan Bambu 2.000 Meter Persegi di Lojikobong

Majalengka, Zonakabar.com – Kebakaran melanda lahan kebun bambu milik warga di Desa Lojikobong, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Rabu (26/8/2026). Api yang muncul sekitar pukul 11.30 WIB tersebut membakar lahan kosong seluas kurang lebih 2.000 meter persegi.

Danramil 1711/Sumberjaya Kapten Cke Bajuri mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga bernama Misna (45). Saat itu, Misna melihat kepulan asap dan titik api dari lahan kosong milik warga bernama Eka.

“Setelah melihat kepulan asap dan titik api, warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparat desa,” ujar Kapten Bajuri.

Menerima laporan tersebut, Babinsa Koramil 1711/Sumberjaya bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 11.40 WIB, mereka berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

BACA JUGA |  420 Siswa Ikuti Pembukaan MPLS Panca Waluya di SMAN 1 Leuwimunding

Peran TNI kembali terlihat dalam penanganan kebakaran tersebut dengan keterlibatan personel Koramil 1711/Sumberjaya dalam pemadaman sekaligus koordinasi dengan unsur terkait. Selain itu, tim pemadam kebakaran TNI AU dari Lanud S. Sukani turut diterjunkan ke lokasi.

Sekitar pukul 12.15 WIB, satu unit mobil Damkar Kabupaten Majalengka dan satu unit mobil Damkar TNI AU Lanud S. Sukani tiba di lokasi. Petugas gabungan kemudian langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas.

“Personel Koramil bersama masyarakat dan tim pemadam terus melakukan upaya pemadaman sampai api berhasil dikendalikan,” kata Kapten Bajuri.

Proses pemadaman melibatkan Danramil 1711/Sumberjaya beserta anggota, Kanit Samapta Polsek Sumberjaya Ipda Sumarno beserta anggota, tim pemadam Lanud S. Sukani, Damkar Kabupaten Majalengka, Satpol PP Kecamatan Sumberjaya serta aparat Desa Lojikobong.

BACA JUGA |  Perang Sarung Jelang Sahur, Di Majalengka di Bubarkan Polisi, 3 Remaja Diamankan

Setelah berjibaku memadamkan api, kebakaran akhirnya dinyatakan padam pada pukul 13.30 WIB. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, kerugian materiil berupa lahan kosong yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 2.000 meter persegi.

Kapten Bajuri menegaskan, pihaknya bersama unsur terkait langsung melakukan langkah cepat setelah menerima laporan, mulai dari mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan instansi terkait hingga melaksanakan pemadaman bersama masyarakat.

“Kecepatan dalam menerima laporan dan melakukan koordinasi menjadi bagian penting agar kebakaran tidak meluas ke area lainnya,” pungkasnya. (Pendim_0617)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *