Panggilan Hati Berujung Inovasi, Babinsa Kedung Kencana Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Majalengka, Zonakabar.com – Kepedulian terhadap kesulitan warga di tengah musim kemarau menjadi panggilan hati bagi Babinsa Desa Kedung Kencana, Koramil 1713/Ligung Kodim 0617/Majalengka, Peltu Dedi Suryadi. Melihat desanya mulai mengalami kekurangan air bersih, ia berinisiatif menggerakkan masyarakat membangun sarana penyediaan air bersih sebagai langkah mitigasi menghadapi dampak kekeringan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) dengan melibatkan warga Desa Kedung Kencana, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. Peltu Dedi Suryadi bersama masyarakat bergotong royong menyiapkan sarana penampungan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga di Blok Rabu, Blok Kamis, Blok Minggu, dan Blok Senin yang mulai terdampak krisis air.

BACA JUGA |  Kapolsek Bersama Bhabinkamtibmas Polsek Malausma Dampingi Pemasangan Stiker Keluarga Penerima Bansos di Desa Werasari

Sarana penampungan air dibangun di dekat sumber air tanah yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman warga. Lokasi tersebut dipilih agar pasokan air tetap terjaga selama musim kemarau berlangsung.

Peltu Dedi Suryadi mengatakan, inisiatif ini lahir dari kepeduliannya setelah melihat langsung kondisi masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada warga. Dengan bergotong royong, kami berupaya menghadirkan solusi agar masyarakat tetap memperoleh akses air bersih selama musim kemarau,” ujarnya.

BACA JUGA |  Polsek Cikijing Berhasil Amankan Belasan Sepeda Motor Saat Razia Knalpot Brong

Ia menambahkan, seluruh warga yang membutuhkan dapat mengambil air bersih di lokasi penampungan secara gratis. Sumber air tersebut juga telah terdaftar di Kementerian ESDM serta telah melalui uji kualitas di Laboratorium Bandung sehingga layak dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.

Melalui inovasi sederhana yang berawal dari panggilan hati, Babinsa bersama warga berhasil menghadirkan solusi nyata dalam menghadapi ancaman kekeringan. Semangat gotong royong ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus menjadi contoh kepedulian terhadap sesama dalam mengatasi persoalan di lingkungan. (Pendim_0617)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *