Majalengka // zonakabar.com – Warga masyarakat Blok Senin, Desa Balida, Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka Jawa keluhkan kebijakan program pembangunan Desa yang dinilai terkesan pilih kasih.
Pasalnya menurut penuturan warga Blok Senin Desa Balida yang minta namanya tak disebutkan ini mengaku, wilayah Blok nya belum tersentuh program pembangunan fisik seperti halnya pengaspalan hotmix jalan lingkungan pemukiman warga, seperti halnya di wilayah blok lainnya yang jalan – jalannya sudah menikmati pengaspalan.
Lebih lanjut dia meminta Kepala Desa Balida Aay Iryando agar tak menganak tirikan wilaya blok senin. Sejumlah pekerjaan rumah Pemdes Balida di wilayah blok senin masih banyak. Diantaranya masalah banjir di lingkungan pemukiman akibat saluran pembuangan air limbah yang kondisinya memprihatinkan. Selain itu hingga kini jalan – jalan di lingkungan pemukiman blok senin tak ada yang tersentuh proyek pemgaspalan, sehingga hal itu memunculkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Seperti yang diungkapkan salah satu warga pada zonakabar.com kamis kemarin (2/10/2025).
” Semenjak Pak Kuwu Aay menjabat jadi Kades Balida sejak tahun 2019 lalu, hingga kini sepertinya blok kami ini belum merasakan manfaat Dana Desa secara langsung khususnya insfrastuktur jalan pemukiman di blok kami, lihat saja kondisi jalan – jalan lingkungan pemukiman apa ada yang sudah di hotmix seperti jalan di blok- blok yang lainnya. Padahal pajak, iuran seperti HUT RI kemarin kami juga sama bayar, tapi kenapa wilayah kami seperti dianak tirikan pak kuwu “, ujarnya dengan nada heran.
Diketahui, Pemdes Balida baru – baru ini telah melaksanakan program pengaspalan hotmix jalan lingkungan pemukiman di beberapa titik wilayah Blok. Anggarannya sendiri berdasarkan papan informasi kegiatan berasal dari Anggaran Dana Desa tahap 3 tahun 2025.





