gambar ilustrasi
Majalengka // zonakabar.com – Tokoh Masyarakat Majalengka apresiasi kinerja aparat TNI serta Kepolisian atas kesigapan nya dalam menangani kasus kejadian geng motor yang telah meresahkan masyarakat dan bertindak brutal hingga melukai anggota Kepolisian, sabtu dini hari (12/7/2025).
Hal itu seperti diungkapkan salah satu tokoh Masyarakat Majalengka, Yanto HS pada zonakabar.com senin (14/7/2025).
Menurutnya keberadaan geng motor saat ini sudah tak bisa ditolerir lagi dan kini Kepolisian saatnya bertindak tegas terukur terhadap keberadaan geng motor di wilayah Kabupaten Majalengka.
Bukan hanya meresahkan, tindakan kriminal ulah geng motor sabtu dini hari kemarin yang terjadi di Kecamatan Ligung sudah diluar batas dimana Aipda Darussalam salah seorang anggota Polsek Ligung harus mendapatkan perawatan di RS akibat luka sabetan senjata tajam di bagian lengan kirinya. Selain mengamankan sepuluh orang anggota geng motor, Polisi pun menetapkan empat orang sebagai tersangka seperti yang diungkapkan Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Majalengka pada hari ini senin (14/7/2025).
Lebih jauh, Yanto pun meminta Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian agar Kepolisian memberantas keberadaan geng motor di Kabupaten Majalengka ini. Selain itu Tokoh Masyarakat Majalengka ini pun turut menyoroti maraknya peredaran obat – obat terlarang yang diduga peredarannya kian marak saat ini.
” Kami warga Majalengka tentunya sangat berterima kasih pada Pak Kapolres Majalengka beserta jajaran serta TNI atas kesigapan nya mengamankan para gangster geng motor yang telah meresahkan dan membuat obat hingga melukai petugas Kepolisian “, ujarnya.
” Dengan adanya kejadian itu, kami berharap Kepolisian Polres Majalengka segera mengambil langkah tegas atas keberadaan geng motor di wilayah Kabupaten Majalengka ini, selain itu kami tak pernah berhenti meminta Pak Kapolres Majalengka untuk memberantas peredaran barang haram seperti narkoba,miras serta obat – obat terlarang yang saat ini kian marak “, pintanya.





