Majalengka, Zonakabar.com — Guna memastikan kesiapsiagaan personel pengamanan serta menjaga kualitas pelayanan publik yang ramah dan humanis, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka menggelar pengecekan mendadak di area internal Mako Polres Majalengka, Senin (2/11/2026).
Kegiatan peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., dengan didampingi Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., M.M.
Sasaran pengecekan meliputi Pos Penjagaan Utama Mako Polres Majalengka serta Ruang Pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Majalengka.
Saat mendatangi Pos Penjagaan Utama, Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman tak hanya memeriksa kesiapan personel piket penjagaan dan kelengkapan administrasi keamanan Mako. Pihaknya juga berinteraksi langsung secara hangat dengan warga yang sedang melintas atau berada di area penjagaan.
Suasana humanis terlihat ketika AKBP M Aldy Sulaiman menyapa seorang ibu yang sedang membawa anaknya yang tengah menunggu di area penjagaan.
“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapsiagaan anggota di penjagaan mako dalam menjaga keamanan markas sekaligus melayani masyarakat secara santun dan ramah. Kami ingin masyarakat yang datang ke Polres Majalengka merasa aman, nyaman, dan dilayani dengan hati,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman, Senin (2/11/2026).
Usai mengecek pos penjagaan, Kapolres Majalengka beserta Wakapolres melanjutkan peninjauan ke Ruang Pelayanan SPKT Polres Majalengka. Di lokasi ini, AKBP M Aldy Sulaiman melihat langsung alur proses pembuat laporan atau pengaduan masyarakat.
Kapolres turut menghampiri serta menyapa warga masyarakat yang sedang duduk mengantre untuk membuat laporan kepolisian maupun pengurusan administrasi lainnya. Pihaknya memastikan bahwa petugas SPKT memberikan respon cepat, profesional, transparan, serta bebas dari pungutan liar (pungli).
“SPKT adalah gerbang utama pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami tegaskan kepada seluruh petugas agar terus memberikan pelayanan yang transparan, tidak berbelit-belit, dan mengedepankan sikap empati. Senyum, sapa, dan salam wajib menjadi standar pelayanan kita,” pungkasi AKBP M Aldy Sulaiman.






