Majalengka // Zonakabar.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, pada Rabu (11/02/2026) mulai pukul 16.00 WIB hingga 22.20 WIB, mengakibatkan meningkatnya debit air Sungai Cilutung. Sekira pukul 22.43 WIB, Polsek Kadipaten menerima informasi dari warga terkait meluapnya air Sungai Cilutung ke Saluran Irigasi Sungai Cihaliwung serta menggenangi sebagian pekarangan rumah dan badan jalan di Blok Cihaliwung RT.005 RW.005 Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, dengan ketinggian air kurang lebih 20 cm. Rabu malam (11/02/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Kadipaten AKP Budi Wardana, S.Pd., bersama anggota Polsek Kadipaten segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan monitoring situasi. Turut hadir di lokasi Camat Kadipaten Sdr. Johansyah, S.E., Sekcam Kadipaten Sdr. Adis Iman Permana, S.Pd., Bhabinsa Desa Kadipaten Serda Sumitro, Kepala Desa Kadipaten Sdr. Robi Wahyudi, unsur BPBD Kabupaten Majalengka, Satpol PP, perangkat kecamatan dan desa, serta piket UPI Kamun Kadipaten.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, selain faktor curah hujan tinggi, diketahui tembok penahan air di Jalan Blok Cihaliwung RT.005 RW.005 mengalami roboh. Selain itu, pintu air pada saluran irigasi Sungai Cihaliwung sebagian temboknya mengalami keretakan yang telah berlangsung cukup lama sejak tahun 2010, sehingga tidak mampu menahan tekanan arus air secara maksimal. Air mulai surut pada Kamis (12/02/2026) sekira pukul 01.40 WIB dan dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materil.
Polsek Kadipaten bersama instansi terkait melakukan langkah-langkah penanganan di antaranya melaksanakan monitoring lokasi, berkoordinasi untuk penanganan lanjutan, memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air, serta mengevakuasi warga lanjut usia ke tempat yang lebih aman.
Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kadipaten AKP Budi Wardana, S.Pd., menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus melakukan pemantauan dan bersinergi dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan luapan susulan apabila curah hujan kembali meningkat, serta mendorong percepatan perbaikan infrastruktur penahan air demi keselamatan masyarakat.





