Kawal Aspirasi Cabor, Komisi IV DPRD Majalengka Desak Realisasi Anggaran Porprov

MAJALENGKA // Zonakabar.com – Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang direncanakan berlangsung pada bulan November mendatang, jajaran Koordinator Cabang Olahraga (Cabor) Kabupaten Majalengka melakukan audensi dengan DPRD Kabupaten Majalengka.

Pertemuan yang berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD Majalengka diterima langsung Komisi IV dengan di hadiri jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Majalengka, Rabu (3/6/2026).

​Koordinator Cabor Kabupaten Majalengka, H. Anang, menyampaikan bahwa agenda audensi ini merupakan bentuk respons terhadap aspirasi dan pertanyaan yang berkembang di lingkungan Pengurus Cabang (Pengcab) olahraga mengenai sejauh mana persiapan menghadapi Porprov.

Pertemuan ini dilakukan guna membahas kesiapan serta dukungan anggaran bagi para atlet yang akan berlaga di porprov.

​”Kami hadir di sini untuk mengakomodir pertanyaan-pertanyaan dari teman-teman di golongan Pengcab olaharaga mengenai persiapan Porprov,” ujar H. Anang saat memberikan pernyataan di hadapan komisi IV DPRD Majalengka.

​Terkait kesiapan anggaran, H. Anang menjelaskan bahwa pihaknya telah menempuh mekanisme administratif dengan mengajukan usulan anggaran secara resmi ke Dispora. Saat ini, pihak Cabor tengah menunggu kepastian dan keputusan lebih lanjut dari pemerintah daerah serta DPRD terkait realisasi anggaran tersebut.

​”Kita sebetulnya sudah mengajukan anggaran, tinggal menunggu keputusan,” tambahnya.

Melalui audensi ini, pihak Koordinator Cabor berharap Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka dapat memberikan dukungan penuh, khususnya dalam pengawalan anggaran, demi kelancaran persiapan dan target prestasi kontingen Kabupaten Majalengka di ajang Porprov mendatang.

​Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Majalengka, Uju Gustiawan menjelaskan bahwa tahun 2026 event olahraga sangat banyak baik tingkat lokal dan nasional.

Pada bulan juni ada event Porsenitas di Cirebon, bulan Agustus event Powil dan diakhir tahun ada Porprov yang akan digelar di Bekasi.

Event olahraga yang paling bergensi yaitu pekan olahraga provinsi dan capaian positif para atlet Majalengka di fase pra-turnamen. Dari total 43 cabang olahraga yang ada di Kabupaten Majalengka, sebanyak 32 cabor dinyatakan resmi lolos Babak Kualifikasi (BK) dan berhak tampil di putaran utama Porprov November nanti.

​”Dari 43 cabor yang ada, sebanyak 32 cabor masuk (lolos). Itu merupakan hasil dari perjuangan pengcab cabor di Babak Kualifikasi kemarin. Jadi, ada 32 cabor kita yang lolos BK,” ujar Kadispora.

Ketua Komisi IV DPRD Majalengka, Gugun Sugiana menjelaskan bahwa audensi ini berdasarkan surat dari Forum Cabor dan kita mengundang. Pada hari ini sengaja digelar untuk mendengar langsung keluh kesah para pengurus Cabor, sekaligus menghadirkan Dispora sebagai instansi induk agar ada koordinasi yang sinkron.

​”Forum Cabor meminta kita untuk beraudensi karena ingin menyampaikan keluh kesah mereka. Oleh karena itu, kita panggil juga Dispora supaya ada induknya. Keluh kesah sudah kita dengar, kita mengerti dan paham,” ujarnya setelah pertemuan.

Terkait besaran anggaran yang dibahas, Ketua Komisi IV mengungkapkan bahwa Dinas Olahraga mengajukan usulan sebesar Rp2,89 miliar. Anggaran tersebut diproyeksikan untuk membiayai program Training Center (TC) serta operasional seluruh cabang olahraga yang lolos babak kualifikasi dalam menghadapi Porprov yang menyisakan waktu sekitar 6 bulan lagi.

Mekanisme pemenuhan anggaran ini dipastikan tidak akan menunggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), melainkan melalui skema pergeseran anggaran agar bisa dicairkan lebih cepat.

Pertemuan audensi ini dihadiri oleh perwakilan dari 30 lebih pengurus cabang olahraga di Kabupaten Majalengka untuk menyatukan suara demi prestasi olahraga daerah.

​Sebagai langkah konkret, Komisi IV DPRD akan segera menyusun nota komisi yang ditujukan langsung kepada Bupati Majalengka. Nota ini berfungsi sebagai instrumen legislatif untuk mendorong pemerintah daerah agar segera merealisasikan anggaran yang dibutuhkan oleh para atlet.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *