MAJALENGKA, // Zonakabar.com
Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan meninjau langsung kondisi Rest Area KM 166 Tol Cipali di wilayah Kabupaten Majalengka, Senin (16/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan serta kenyamanan bagi masyarakat yang memanfaatkan rest area selama Operasi Keselamatan Lodaya 2026

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Jabar yang didampingi Bupati, Wakil Bupati dan Kapolres Majalengka menyampaikan bahwa pihaknya memasang sistem pengawasan untuk memantau aktivitas di rest area, termasuk pergerakan orang dan kendaraan yang keluar masuk area.

“Pengawasan dilakukan agar setiap pergerakan orang maupun kendaraan yang keluar masuk dapat terpantau dengan baik. Mudah-mudahan ini dapat membantu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat atau pengguna jalan agar tetap waspada dan menjaga keamanan kendaraan selama berada di rest area.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan kendaraan sendirian. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu agar tidak mengantuk saat berkendara dan perjalanan bisa sampai tujuan dengan selamat,” katanya.
Selain itu, pengelola rest area bekerja sama dengan pihak terkait seperti Jasa Marga menerapkan sistem penghitungan kendaraan (counting vehicle) untuk mengatur kapasitas kendaraan yang masuk.
Menurutnya, pembatasan tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengunjung serta memberi ruang yang cukup bagi kendaraan untuk bermanuver di area parkir.
“Jika kapasitas sudah mencapai sekitar 90 persen, maka akses masuk akan dibatasi. Jika sudah penuh, pintu masuk akan ditutup sementara agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di dalam rest area yang dapat berdampak pada kemacetan di jalur tol,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga telah menyiapkan langkah antisipasi pada waktu-waktu tertentu seperti saat berbuka puasa maupun sahur dengan menyiagakan petugas di lapangan.
Kapolda Jabar menyebutkan hingga hari keempat pemantauan, volume kendaraan yang melintas mengalami peningkatan, namun belum signifikan dan masih dalam kondisi terkendali.
“Strategi penanganan sudah kami siapkan. Insya Allah kami akan melakukan yang terbaik untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” pungkasnya saat meninjau Rest Area KM 166 Majalengka.
Sementara Bupati Majalengka, Eman Suherman menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Majalengka tentu mendukung penuh upaya pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang dilakukan oleh Polda Jawa Barat bersama pihak terkait. Tujuannya agar masyarakat yang melintas maupun yang singgah di rest area merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemudik dan pengguna jalan, agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kami mengingatkan kepada para pengendara agar memanfaatkan rest area untuk beristirahat jika merasa lelah. Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi mengantuk karena bisa membahayakan keselamatan,” kata Bupati.
Selain itu, Pemkab Majalengka juga menyiapkan dukungan melalui sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Kesehatan dengan pelayanan kesehatan gratis, BPBD, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP dan Damkar untuk membantu pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama periode mobilitas tinggi tersebut.
Sementara pantauan di Rest Area KM 166 masih aman terkendali belum mengalami kepadatan.





