Kades Karanganyar Curhat Pada Bupati Majalengka Soal Tambang Galian C, Hari Ini Satpol PP Terjun ke Lokasi.

Majalengka // zonakabar.com – Warga masyarakat Desa Karanganyar, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka Jawa Barat melalui Kepala Desa nya , H. Miri Damiri sampaikan keresahannya soal kondisi tanggul BBWS yang kini kondisinya memprihatinkan serta mengalami longsor di beberapa titik, warga khawatir imbasnya bisa mengakibatkan jebolnya tanggul. Hal itu disampaikan Kades H. Miri Damiri pada Bupati Majalengka H. Eman Suherman saat berlangsungnya sebuah acara yang digelar di Desa Gandu pada selasa kemarin (2/12/2025).

Kades Karanganyar Miri Damiri berharap, Pemerintah serta pihak terkait lainnya cepat tanggap dalam merespon keluhan warga masyarakat Desa Karanganyar, dengan segera melakukan upaya penanganan serta perbaikan badan tanggul BBWS yang mengalami longsor, seperti disampaikan Kades Miri pada Bupati Majalengka H. Eman Suherman selasa (2/12/2025). Dia pun mengaku sudah berupaya semaksimal mungkin agar aktivitas tambang galian C tak berlangsung di wilayahnya, namun hingga kini upaya nya tersebut belum membuahkan hasil.

Bacaan Lainnya

Sebagai bentuk respon dari Pemerintah, pada hari ini rabu (3/12/2025) sejumlah petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Majalengka terlihat mendatangi lokasi yang diduga merupakan tambang galian C serta meninjau kondisi tanggul BBWS yang berada di Desa Karanganyar.

Dari hasil pantauan zonakabar.com di lapangan pada hari ini, rabu (3/12/2025) dilokasi yang diduga merupakan tempat tambang galian C itu tak terlihat adanya aktivitas apapun dilokasi tersebut.

Selain itu dari mulai masuk tanggul hingga lokasi yang diduga merupakan tempat tambang galian C, kondisi badan tanggul BBWS kondisinya memprihatinkan serta mengalami longsor yang parah.

Warga masyarakat Desa Karanganyar berharap Bupati Majalengka H. Eman Suherman segera mengambil tindakan agar tanggul yang rusak bisa segera diperbaiki, agar warga masyarakat Desa Karanganyar serta sekitarnya tak merasa was – was dengan kondisi tanggul yang dirasa rawan jebol.

” Kami mohon Pak Bupati Bapak H. Eman agar bisa menindak lanjuti apa yang menjadi keluhan kami, terus terang kami merasa takut dan was – was jika tanggul yang longsor itu jebol, bagaimana nasib kami “, ujarnya seraya memohon.

Pos terkait