Gencarkan Sosialisasi Anti-Premanisme di Simpang hingga Pasar Purwakarta

Purwakarta, zonakabar.com – (12/11/2025) – Selain penindakan dan pembinaan, Operasi Pemberantasan Premanisme di Purwakarta juga memprioritaskan langkah pencegahan melalui komunikasi langsung dan edukasi kepada masyarakat. Peran kunci dalam strategi ini dipegang oleh Unit Binmas (Pembinaan Masyarakat) Polri yang terjun langsung ke lapangan bersama instansi gabungan. Sosialisasi gencar ini bertujuan untuk memutus mata rantai ketakutan masyarakat dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai praktik premanisme di ruang publik.

Kegiatan sosialisasi dilakukan di titik-titik vital yang menjadi pusat keramaian dan interaksi ekonomi. Beberapa lokasi utama yang disasar hari ini meliputi Jalan KK. Singawinata No. 7 yang merupakan jalur padat, serta dua area berbeda di Pasar Rebo Purwakarta yang dikenal sebagai pusat transaksi harian masyarakat. Pemilihan lokasi ini disengaja untuk menjangkau beragam lapisan masyarakat, mulai dari pengendara, pemilik toko, hingga pedagang kecil dan pembeli yang menjadi kelompok paling rentan terhadap praktik pungutan liar dan intimidasi.

Personel Binmas memberikan penjelasan yang mudah dicerna mengenai definisi premanisme, termasuk praktik halus seperti ‘koordinasi’ yang berujung pemerasan, hingga ancaman fisik. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan setiap temuan atau indikasi premanisme, dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor. Sosialisasi ini tidak hanya bersifat satu arah, melainkan patroli dialogis di mana petugas mendengarkan keluhan warga, mencatat titik-titik rawan, dan memberikan solusi cepat di lokasi.

Aksi gencar sosialisasi ini menunjukkan bahwa Satgas Gabungan memiliki pendekatan yang holistik. Dengan adanya edukasi, masyarakat menjadi lebih berdaya untuk menolak dan melaporkan aksi premanisme. Diharapkan, mobilisasi Binmas yang intensif di Purwakarta ini dapat membantu mengatasi keresahan warga secara permanen, karena kesadaran hukum masyarakat menjadi benteng pertahanan pertama terhadap gangguan Kamtibmas.

Keberhasilan operasi ini akan diukur dari tingkat partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban. Dengan adanya sosialisasi yang masif dan berkelanjutan, Polres Purwakarta, bersama TNI dan stakeholder terkait, menargetkan terciptanya iklim yang kondusif di mana aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan lancar tanpa bayang-bayang premanisme. Operasi ini menjadi contoh nyata bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari kesadaran individu.

Pos terkait