Majalengka // zonakabar.com – Dugaan adanya praktik makelar calon tenaga kerja industri pabrik di wilayah Kabupaten Majalengka menuai sorotan tajam di tengah masyarakat. Pasalnya, hal itu dianggap dapat memberatkan para pencari kerja ditengah kondisi sulitnya ekonomi sekarang ini.
” Susah pak, nyari kerja di pabrikan. Kalaupun ada biasanya melalui calo dan biaya admin nya itu yang tidak masuk akal. Kami harap pemerintah khususnya pak Bupati bisa memberikan solusi terbaik bagi kami para pencari kerja ”, tuturnya.
Sementara itu Bupati Majalengka H. Eman Suherman sebelumnya pada senin (10/3/2025) lalu sempat berjanji bakal menindak tegas, terkait keluhan serta pengaduan masyarakat soal adanya indikasi praktik percaloan atau uang administrasi (Admin) yang disinyalir dilakukan oleh para oknum. Saat Bupati H. Eman Suherman melakukan kunjungan di salah satu pabrik yang berada di Kecamatan Jatiwangi Majalengka tahun lalu.
Namun hingga kini, dugaan praktik percaloan atau uang admin disinyalir masih terus berlangsung. Hal itu diperkuat oleh pernyataan salah seorang yang diduga kuat merupakan seorang oknum jasa calo pabrik. Dari hasil wawancara melalui sambungan WA di nomor 085314xxxxxx diperoleh informasi bahwa saat ini menurutnya tengah ada lowongan pekerjaan di salah satu pabrik yang ada di wilayah Kecamatan Kasokandel dengan memakai sejumlah uang Admin sebagai syarat masuk. Hal itu terungkap saat awak media zonakabar.com menanyakan seputar lowongan pekerjaan pabrik pada dirinya, minggu (12/4/2026).
Ibarat gunung es, meskipun dugaan praktik percaloan telah meresahkan masyarakat, namun pemerintah serta pihak terkait lainnya terkesan seolah tak berkutik. Tidak adanya bukti yang valid disinyalir menjadi salah satu kendala pemerintah dalam mengungkapnya, lantas siapa yang diuntungkan jika dugaan praktik percaloan pabrik ini benar adanya.





