Majalengka // zonakabar.com – Keberadaan salah satu pabrik garment yang berada di wilayah Desa Gunungsari, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka Jawa Barat kembali mendapat sorotan netizen, Selasa (24/3/2026).
Pasalnya menurut penuturan sejumlah netizen, salah satunya akun medsos tiktok @Bohimm dalam cuitan komentar nya dalam postingan tiktok @zonakabar majalengka. @Bohmann menyoroti soal pemuda pemudi asli putra daerah Desa Gunungsari yang diduga kesulitan untuk dapat bekerja di pabrik yang notabene berdiri di wilayahnya. ” @Bohimm:tolong dong di sorot soal pemuda/pemudi asli gunungsari yang susah bekerja di pt yg berdiri di gunungsari “, cuitnya.
Netizen lain pun turut menimpali, dia mengaku jika anaknya yang merupakan asli warga Desa Gunungsari disinyalir tak bisa bekerja di pabrik yang beroperasi di Desa nya. ” @frizkafrizzalle:anakku asli warga gunungsari ga bisa masuk kerja di lyg “, tulis akun @frizkafrizzalle tersebut.
Di Majalengka sendiri proses rekrutment tenaga kerja pabrik – pabrik kerap menjadi polemik di masyarakat, ditengah mencuatnya isu dugaan adanya praktik percaloan calon tenaga kerja oleh oknum.
Hal itu menjadi pekerjaan rumah pemerintah Kabupaten Majalengka, selain itu praktik percaloan calon tenaga kerja pabrik kerapkali menghadapi kendala serius dalam pemgungkapannya, dikarenakan tidak adanya bukti valid aliran dana dari para calon tenaga kerja pada oknum calo tenaga kerja.
Masyarakat berharap, dugaan praktik semacam itu dapat diusut tuntas pemerintah, agar kedepan masyarakat Kabupaten Majalengka tak lagi mengalami kesulitan seta tak lagi terkendala oleh praktik percaloan yang mencekik para pencari kerja.





