Majalengka Darurat Obat Tanpa Ijin Edar, Tempat Sepi Terpencil Jadi Sarang Peredaran.

Majalengka // zonakabar.com – Dugaan peredaran obat sediaan farmasi tanpa izin edar di wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat saat ini kian mengkhawatirkan.

Berbekal informasi dari masyarakat yang mengatakan adanya aktivitas mencurigakan di wilayahnya. Menurut penuturan warga sudah lama warga mencurigai salah satu tempat di wilayhnya yang jauh dari pemukiman warga, disinyalir menjadi tempat peredaran transaksi obat – obatan tanpa ijin edar yang dijual bebas pada orang – orang yang datang ke tempat tersebut.

Guna mengetahui kebenaran informasi tersebut, awak media zonakabar.com pun mencoba melakukan penelusuran langsung ke tempat yang diduga dijadikan sarang peredaran obat tanpa ijin edar yang dikeluhkan masyarakat selama ini.

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan tim zonakabar.com belum lama ini pada juni 2026 terungkap fakta yang mengejutkan bahwasannya apa yang dikhawatirkan warga itu pun memang benar adanya. Dengan berpura – pura sebagai calon pembeli, didapat fakta jika obat – obat sediaan farmasi tanpa ijin edar di wilayah Kabupaten Majalengka masih diperjual belikan secara bebas.

Tempat tepencil serta jauh dari pemukiman warga dianggap aman serta kerap dijadikan sarang peredaran obat terlarang. Ditempat itu obat sediaan farmasi tanpa ijin edar jenis tramadXXX diperjual belikan dengan bebas tanpa resep dokter, seharga puluhan ribu per stripnya. Bahkan mirisnya obat – obat tersebut dpecah per biji, hal itu diduga agar harga juak bisa lebih hemat dan terjangkau berbagai kalangan masyarakat.

Masyatakat berharap, adanya langkah tegas Aparat Penegak Hukum dalam memberantas peredaran obat tanpa ijin edar di wilayah Kabupaten Majalengka ini. Hal itu dianggap perlu guna menyelamatkan generasi muda dari bahaya jeratan narkoba, seperti disampaikan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya ini pada zonakabar.com

” Semoga Aparat Penegak Hukum bisa lebih tegas dalam memberantas peredaran obat – obatan tanpa ijin edar, agar generasi muda di Kabupaten Majalengka ini bisa terselamatkan “, ujarnya berharap.

Selain itu dia pun meminta, agar Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka lebih berperan aktif dalam memerangi narkoba, salah satunya dengan cara melakukan pencegahan, sosialiasi, edukasi bahaya narkoba dengan menyasar generasi muda melalui seminar maupun pengarahan ke tiap sekolah dengan melibatkan pihak terkait lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *