Majalengka, // Zonakabar.com Menindaklanjuti insiden kecelakaan lalu lintas menonjol yang melibatkan kendaraan Isuzu Elf di Jalur Panjalu-Cikijing, jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat melakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh. Pada Rabu pagi (25/3/2026), Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Dit Lantas Polda Jabar melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka.

Kegiatan krusial ini dihadiri langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., bersama Kasub Satgas TAA Polda Jabar Kompol Purwadi dan AKP Budi beserta tim ahli. Hadir pula mendampingi di lokasi kejadian, Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., Kadishub Majalengka Dudung Jaja Suharja, Camat Cingambul Nono Heryano, S.IP., KP., Kapolsek Cingambul AKP Zenal Abidin, S.H., M.H., perwakilan Danramil 1705 Cikijing Serda Endi, Kanit Gakkum Sat Lantas Ipda Endri Bowo, serta perwakilan Jasa Raharja Cabang Jawa Barat Rudi Y.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa pelibatan Tim TAA Dit Lantas Polda Jabar ini bertujuan untuk mengungkap secara ilmiah penyebab pasti kecelakaan melalui metode analisis teknologi tinggi. Proses olah TKP tersebut meliputi rangkaian teknis yang sangat mendalam, mulai dari pengecekan dan analisa umum lokasi, penandaan serta pengukuran titik-titik krusial, hingga proses pemindaian (scanning) TKP menggunakan perangkat digital guna merekonstruksi kejadian secara akurat.
Selain aspek teknis kendaraan dan geometri jalan, petugas juga melakukan audit terhadap kelengkapan jalan di sepanjang jalur yang dipantau sejauh 170 meter. Pemeriksaan tersebut mencakup evaluasi rambu-rambu keselamatan serta keberadaan papan imbauan bagi para pengendara di area yang memiliki kontur menurun dan menikung tajam tersebut. Sinergi antara kepolisian, Dinas Perhubungan, dan unsur kewilayahan ini menjadi dasar penting dalam melakukan evaluasi menyeluruh terkait mitigasi kecelakaan lalu lintas di masa mendatang.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa hasil dari olah TKP dan analisis tim TAA ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam menentukan langkah-langkah perbaikan keamanan jalur tersebut. Kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait guna meminimalisir potensi bahaya di titik-titik rawan kecelakaan di wilayah hukum Polres Majalengka, terutama di masa Operasi Ketupat Lodaya 2026.





