Gambat ilustrasi
Majalengka // zonakabar.com – Kasus dugaan penganiayaan yang dialami T(27) perempuan warga Majalengka yang berpofesi sebagai perawat di salah satu Rumah Sakit di wilayah Cirebon kini memasuki babak baru.
Kejadian sendiri menurut penuturan korban pada zonakabar.com terjadi pada bulan september 2026 yang lalu. korban menyebut kejadian bermula saat dirinya tengah bekerja di ruangan salah satu Rumah Sakit (RS) tempatnya bekerja, namun tiba – tiba saja ia didatangi salah satu oknum dokter.
Sang oknum dokter datang dan mengambil handphone milik korban yang berada di meja komputer, kemudian dibawa keluar oleh terduga pelaku. Sontak korban pun kaget serta mencoba mengambil kembali handphone miliknya, namun sang terduga pelaku saat itu mengarahkan korban menuju ke lantai basement Rumah Sakit.
Saat berada di basement tersebut, korban mengaku terjadi perselisihan dengan terduga pelaku hingga berujung pada tindakan penganiayaan terhadap dirinya. Akibat peristiwa itu, korban mengaku sampai harus menjalani rawat inap di RS.
” Kejadiannya di bulan september 2026 kemarin, saya tengah bekerja, tiba – tiba saja didatangi dia dan terjadilah tindakan penganiayaan, saya dipukul, ditendang. Saking sakitnya saya hampir pingsan, beruntung teman – teman kerja pada datang nolongin dan saya pun dibawa ke UGD sampai harus rawat inap “, ujarnya.
Saat ini korban mengaku telah melaporkan dugaan tindak penganiayaan yang dialaminya ke pihak Kepolisian setempat.






