MAJALENGKA // Zonakabar.com –
Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), dan para camat dalam menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah Kabupaten Majalengka.
Hal tersebut menjadi salah satu poin penting dalam Rapat Pimpinan Bersama Forkopimda yang digelar di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, lingkungan Pendopo Kabupaten Majalengka, Selasa (20/10/2026).

Dalam rapat tersebut, persoalan aktivitas pertambangan yang diduga tidak berizin serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi perhatian bersama.
Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa setiap potensi permasalahan di wilayah harus diantisipasi melalui koordinasi yang baik antarinstansi, sehingga tidak berkembang menjadi gangguan yang berdampak terhadap masyarakat.
“Menjaga kondusivitas wilayah merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, OPD, dan para camat untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan serta memastikan situasi di Kabupaten Majalengka tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Tambang Ilegal Perlu Ditangani Sesuai Ketentuan.
Bupati juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pertambangan yang tidak sesuai dengan ketentuan perizinan. Persoalan tersebut perlu ditangani secara serius karena berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, kerusakan infrastruktur jalan, gangguan terhadap masyarakat, hingga konflik sosial.
Menurutnya, diperlukan koordinasi lintas sektoral untuk memastikan legalitas aktivitas pertambangan sekaligus mengambil langkah penanganan sesuai kewenangan masing-masing instansi.
Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dan instansi teknis perlu melakukan pemetaan lokasi, verifikasi perizinan, serta pengawasan terhadap aktivitas pertambangan yang menjadi perhatian.
Langkah tersebut penting agar penanganan dilakukan berdasarkan data dan fakta di lapangan serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Keamanan.
Selain persoalan pertambangan, rapat juga membahas pentingnya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk konflik sosial, tindak kriminalitas, serta penyebaran informasi yang dapat memicu keresahan.
Bupati menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa agar setiap persoalan dapat diketahui sejak dini dan segera dicarikan solusi.
Upaya tersebut dapat diperkuat melalui patroli terpadu, optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta pelibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda dalam menjaga keamanan lingkungan.
Rapat pimpinan tersebut dihadiri Ketua DPRD Majalengka H. Didi Supriadi, S.H., Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Majalengka, Pengadilan Negeri Majalengka, Sekda, serta jajaran OPD dan camat se-Kabupaten Majalengka.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah antarlembaga dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan, memperkuat penegakan aturan, dan menjaga stabilitas daerah demi mendukung kelancaran pembangunan di Kabupaten Majalengka.






