Pemerintah Hari Ini Mulai Kucurkan BLT BBM Pekerja Pabrik Rp. 600,000. Simak Kriterianya !!!

Zonakabar.com Ditengah Bahan Bakar Minyak (BBM) alami kenaikan, pemerintah langsung menyalurkan bantuan sosial bernama Bantuan Subsidi Upah (BSU) senilai Rp 600 ribu/orang dan akan cair hari ini.

Melalui YouTube Kemendari RI di Rakor TPID beberapa hari lalu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara membeberkan data total anggaran untuk BSU terkait BBM ini adalah Rp 9,6 triliun dengan jumlah penerima sekitar 16 juta pekerja.

Ini syarat dan cara mengecek penerima BSU beserta syarat dan ketentuannya.
Syarat Penerima BSU 2022 Rp 600.000

Beberapa syarat penerima BSU di antaranya adalah

1. WNI
2. Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per Juli 2022
3. Mempunyai gaji/upah paling tinggi Rp3,5 juta (Pekerja/Buruh yang bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota lebih besar dari Rp 3,5 juta, maka persyaratan Gaji/Upah tersebut menjadi paling banyak sebesar upah minimum kabupaten/kota atau Provinsi dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh)
4. Dikecualikan untuk mereka yang sudah menerima PKH (Program Keluarga Harapan), BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro), Kartu Prakerja, ASN, dan TNI-Polri.


Cara cek calon penerima BSU 2022 Rp 600.000

1. Kunjungi situs kemnaker.go.id
2. Daftar akun. Apabila berlum memiliki akun, maka Anda harus melakukan pendaftaran. Lengkapi pendaftaran akun. Aktivasi akun dengan menggunakan kode OTP yang akan dikirimkan ke nomor handphone Anda.
3. Login ke dalam akun Anda
4. Lengkapi profil Anda seperti foto profil, tentang Anda, status pernikahan, dan tipe lokasi
5. Cek pemberitahuan

Apabila Anda terdaftar sebagai calon penerima BSU maka Anda akan mendapatkan notifikasi telah terdaftar sebagai calon penerima BSU, namun apabila Anda tidak terdaftar maka Anda akan mendapat notifikasi tidak terdaftar sebagai calon penerima BSU.

Jika Anda memenuhi syarat penerima BSU 2022 tetapi tidak terdaftar, segera hubungi contact center BPJS Ketenagakerjaan di website bpjsketenagakerjaan.go.id, telepon di nomor 175 atau WhatsApp di nomor +62 813 800 70175. (red/pmjnews)

Baner SKS

Pos terkait