Ditenggarai Akibat Tak Meratanya Pembagian Pasokan Air Irigasi, Sawah Milik Sejumlah Petani Sajuruan Desa Balida Kering Kerontang !!!

Majalengka // zonakabar.com – Sejumlah petani blok Sajuruan yang berada di Desa Balida Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka. saat ini mengeluhkan tanaman padi milik mereka yang hampir mati akibat kurangnya pasokan air irigasi ke sawah mereka.

Menurut penuturan para petani, keringnya sawah milik mereka diduga akibat kurang meratanya pasokan air yang dibagi petugas, sehingga lahan sawah milik mereka menjadi kering kerontang dan berimbas pada kondisi tanaman padi yang hampir mati, seperti diungkapkan pada zonakabar.com Jumat (14/6/2024).

Bacaan Lainnya

Namun sangat disayangkan dan anehnya lagi kondisi itu berbanding terbalik dengan kondisi area pesawahan disebelahnya yang masih satu blok yakni blok sajuruan, dimana tanaman padi yang ada di sebelahnya tumbuh subur dengan air yang cukup melimpah.

Menurut penuturan salah seorang petani blok sajuruan, Eman menyebut jika keringnya sawah milik mereka ditenggarai akibat kurang meratanya pembagian pasokan air dari saluran irigasi pengairan. ” Pada aparat terkait tolonglah perhatikan nasib kami, solusinya biar sawah kami tak kekeringan lagi “, pintanya.

Sementara itu Kasi Kesejahteraan atau yang biasa disebut Ambang Desa Balida, Agus Gunawan. saat dikonfirmasi soal keluhan para petani ia berjanji akan menindak lanjutinya, ia pun meminta waktu agar pihaknya bisa mengusahakan pasokan air irigasi saat ada jadwal pasokan air berikutnya.

Menanggapi hal itu, Eman pun berkomentar. ” Kalau harus menunggu nanti datang lagi jadwal dari pengairan, apa tidak bakalan keburu mati pak padi kami, padahal hari ini air sangat banyak di saluran irigasi “, selorohnya.

Meskipun begitu petani Sajuruan, Eman. berterima kasih pada aparat Desa yakni Kaur Ekbang Agus Gunawan yang telah menyerap aspirasi dari petani Sajuruan. ” Apresiasi buat pak ambang yang mau mendengar keluh kesah kami, selanjutnya kami menunggu langkah dari pak ambang saja “, tukasnya.

Pos terkait

Baner SKS