Dinilai Tak Becus Atasi Masalah Air Irigasi, Petani di Balida Hanya Bisa Pasrah

Majalengka // zonakabar.com – Dinilai tak bisa mengatasi permasalahan air, kini petani blok sajuruan Desa Balida Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka Jawa Barat. hanya bisa pasrah menghadapi krisis air.

Air irigasi yang seharusnya bisa mengairi area pesawahan blok sajuruan, nyatanya kini hanya dinikmati sejumlah oknum saja. Pasalnya air yang bersumber dari irigasi PSDA tak sampai ke pesawahan mereka yang sawahnya berada di blok sajuruan bagian barat.

Bacaan Lainnya

Diduga kejadian tersebut diakibatkan adanya oknum yang menutup jalur irigasi sehingga air tak bisa mengalir ke area pesawahan sajuruan bagian barat.

” Kami kini hanya bisa pasrah saja sama yang diatas, karena krisis air dari mulai musim tanam hingga sekarang tanaman padi kami pertumbuhannya tak sesuai harapan. Kami minta pihak terkait segera mencari solusinya “, harap salah seorang petani, seperti yang diungkapkannya pada zonakabar.com

Pemerintah sendiri telah mengatur tentang pengelolaan sumber daya air seperti yang tertuang sebagai berikut :

  1. Peraturan Perundangan Terkait Pengelolaan Air Irigasi Pertanian
    Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2006 tentang Irigasi
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2010 tentang Bendungan
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai
  6. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 79/Permentan/OT.140/12/2012 tentang Pedoman Pembinaan dan Pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air.

Pos terkait

Baner SKS