Aceng Syamsul Hadie: Buruh Menggugat, Cabut UU Omnibus Law.

Zonakabar.com – Derita nestapa buruh tak berujung dan tak bertepi, Itu yang dirasakan kaum buruh Indonesia, potret kaum proletar yang termarginalkan, kini terpasung dan terpedaya oleh regulasi semu yang menyesakkan dada kaum buruh, yaitu Undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau yang sering disebut UU Omnibus Law.

Setelah melalui proses hukum dimana UU Omnibus Law ini diajukan untuk diuji aspek formil maupun aspek material maka Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa UU Omnibus Law dinilai cacat formil dan inkonstitusional secara bersyarat. Maka MK memerintahkan kepada para pembentuk UU untuk melakukan perbaikan dalam jangka waktu paling lama 2 tahun sejak putusan tersebut diucapkan oleh MK. Jika dalam tenggang waktu itu para pembentuk UU tidak melakukan perbaikan, maka UU Omnibus Law menjadi inkonstitusional secara permanen.

Baner SKS

Pos terkait